Placeholder image
Home > Konflik Semakin Mengancam Gajah dan Warga

Fakta Gajah

Gajah Sumatera (Elephas maximus) saat ini, terutama seluruh gajah Asia dan sub-spesiesnya, termasuk satwa terancam punah (critically endangered) dalam daftar merah spesies terancam punah yang keluarkan oleh Lembaga Konservasi Dunia –IUCN, termasuk Gajah Sumatera. (Sumber WWF Indonesia)

Konflik Semakin Mengancam Gajah dan Warga

Maret 2, 2016 11:21 pm |

JAMBI, KOMPAS — Konflik gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di ekosistem Bukit Tigapuluh Tebo, Jambi, dengan masyarakat kian mengkhawatirkan.

Selain kerusakan tanaman kebun warga yang kian meluas, ancaman terhadap keselamatan gajah, dan juga warga, pun semakin tinggi. Dalam dua bulan terakhir, diperkirakan 200 hektar kebun karet dan sawit warga rusak saat kawanan gajah melintasi ruang jelajahnya yang melingkupi Kecamatan Sumay hingga VI Kota, Kabupaten Tebo. Jalur pelintasan itu kini meluas oleh pembangunan kebun, jalan, dan permukiman, sehingga membatasi ruang jelajah gajah.

”Di mana gajah melintas, hampir setiap hari kini menimbulkan konflik dengan manusia,” ujar Miswandi, peneliti ekosistem Bukit Tigapuluh, di Jambi, Selasa (1/3).

Download Berita (PDF) | Sumber KOMPAS